
Bahaya Obat Chlorpromazine (Eksimer): Mengerti Risiko dan Efek Sampingnya
Chlorpromazine atau lebih dikenal dengan nama dagangnya Eksimer, adalah obat antipsikotik yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan mental, seperti skizofrenia, gangguan bipolar, dan kondisi kecemasan tertentu. Obat ini bekerja dengan cara mempengaruhi zat kimia di otak yang terlibat dalam gangguan mental tersebut. Meskipun efektif dalam mengatasi gangguan psikosis, penggunaan chlorpromazine juga dapat menimbulkan sejumlah efek samping yang berbahaya jika tidak digunakan dengan benar atau tanpa pengawasan medis yang tepat.
Untuk itu, penting bagi setiap pengguna dan calon pengguna untuk memahami bahaya yang mungkin timbul dari penggunaan obat ini, serta cara-cara yang dapat diambil untuk meminimalkan risikonya.
BACA JUGA DISINI: Efek Negatif Obat Tramadol: Bahaya dan Risiko
Apa Itu Chlorpromazine (Eksimer)?
Chlorpromazine termasuk dalam kelompok obat antipsikotik yang dikenal juga dengan nama neuroleptik. Obat ini pertama kali diperkenalkan pada 1950-an dan digunakan untuk mengatasi gangguan mental berat, terutama yang terkait dengan halusinasi dan delusi pada pasien dengan skizofrenia. Selain itu, chlorpromazine juga digunakan untuk mengatasi gejala gangguan bipolar, mual dan muntah, serta dalam beberapa kasus, untuk mengatasi ketegangan otot.
Namun, karena obat ini bekerja dengan mengubah keseimbangan kimiawi di otak, penggunaannya harus sangat hati-hati dan diawasi oleh tenaga medis untuk mencegah efek samping yang serius.
Efek Samping yang Mungkin Timbul
Chlorpromazine efek samping yang berpotensi membahayakan kesehatan jika tidak ditangani dengan benar. Berikut adalah beberapa bahaya yang mungkin terjadi akibat penggunaan chlorpromazine:
1. Efek Samping pada Sistem Saraf Pusat
Obat ini mempengaruhi sistem saraf pusat (SSP) dan dapat menyebabkan sejumlah gangguan neurologis, antara lain:
-
Sedasi atau kantuk berlebihan: Efek samping Chlorpromazine dapat menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko kecelakaan.
-
Pusing dan kebingungan: Pengguna dapat merasa pusing atau bingung, terutama saat bangun dari posisi duduk atau tidur, yang bisa menyebabkan terjatuh.
-
Tremor atau gemetar: Beberapa pengguna melaporkan mengalami tremor (gemetar) pada tangan atau bagian tubuh lainnya, yang sering terjadi pada dosis yang lebih tinggi.
-
Kejang-kejang: Meskipun jarang, chlorpromazine dapat menyebabkan kejang-kejang pada beberapa orang, terutama bila digunakan dalam dosis tinggi atau bersamaan dengan obat lain yang mempengaruhi otak.
2. Efek Samping pada Sistem Kardiovaskular
Penggunaan chlorpromazine juga berisiko mempengaruhi sistem kardiovaskular, yang dapat menyebabkan:
-
Tekanan darah rendah (hipotensi): Chlorpromazine dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, terutama saat bangun secara tiba-tiba. Hal ini dapat menyebabkan pusing atau bahkan pingsan.
-
Denyut jantung tidak teratur: Dalam beberapa kasus, obat ini dapat menyebabkan aritmia atau denyut jantung yang tidak teratur, yang bisa berisiko bagi pasien dengan penyakit jantung.
3. Efek Samping pada Sistem Pencernaan
Obat ini dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan, antara lain:
-
Mulut kering: Pengguna sering mengalami rasa kering di mulut yang dapat membuat mereka merasa tidak nyaman dan lebih rentan terhadap infeksi gigi.
-
Mual dan muntah: Walaupun chlorpromazine sering digunakan untuk mengatasi mual dan muntah, pada beberapa orang justru dapat memperburuk gejala ini.
-
Konstipasi (sembelit): Penggunaan chlorpromazine dapat memperlambat pergerakan usus, yang menyebabkan sembelit.
4. Efek Samping pada Sistem Endokrin dan Metabolisme
Obat ini dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh, yang dapat menyebabkan masalah seperti:
-
Kenaikan berat badan: Chlorpromazine dapat meningkatkan nafsu makan dan menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak diinginkan.
-
Gangguan gula darah: Pada beberapa orang, chlorpromazine dapat menyebabkan gangguan dalam pengaturan gula darah, yang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
-
Disfungsi seksual: Obat ini dapat menyebabkan penurunan libido, gangguan ereksi pada pria, atau gangguan menstruasi pada wanita.
5. Efek Samping Jangka Panjang: Sindrom Ekstrapiramidal dan Diskinesia Tardif
Salah satu bahaya terbesar dari penggunaan chlorpromazine dalam jangka panjang adalah potensi munculnya sindrom ekstrapiramidal (EPS), yang melibatkan gangguan gerakan seperti tremor, kekakuan otot, dan gerakan tidak terkendali. EPS adalah efek samping yang khas dari antipsikotik generasi pertama seperti chlorpromazine.
Diskinesia tardif juga dapat berkembang setelah penggunaan jangka panjang, yang menyebabkan gerakan tidak terkendali dan abnormal, terutama di area wajah, lidah, dan tubuh.
6. Reaksi Alergi dan Efek Samping Lain
Beberapa pengguna mungkin mengalami reaksi alergi terhadap chlorpromazine, yang bisa menyebabkan ruam kulit, gatal, atau kesulitan bernapas. Reaksi alergi ini memerlukan perhatian medis segera. Selain itu, beberapa pengguna dapat mengalami gejala parkinsonisme, termasuk kekakuan otot dan ketidakmampuan untuk bergerak dengan lancar.
Pencegahan dan Pengelolaan Efek Samping
Untuk mengurangi risiko efek samping dan bahaya yang timbul dari penggunaan chlorpromazine, beberapa langkah pencegahan yang perlu dilakukan adalah:
-
Pengawasan medis yang ketat: Penggunaan chlorpromazine harus dilakukan di bawah pengawasan dokter yang dapat menilai dosis dan memantau kondisi kesehatan pasien secara teratur.
-
Penyesuaian dosis: Dosis chlorpromazine perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan respons tubuh pasien, terutama pada mereka yang memiliki kondisi medis lain.
-
Pemberian obat dengan dosis rendah: Penggunaan dosis rendah pada awalnya dapat mengurangi risiko efek samping yang lebih berat.
-
Pemantauan efek samping: Pasien yang menggunakan chlorpromazine harus rutin memeriksakan diri untuk mendeteksi gejala-gejala efek samping, seperti perubahan tekanan darah, kenaikan berat badan, atau gangguan pergerakan tubuh.

Efek Negatif Obat Tramadol: Bahaya dan Risiko
Tramadol adalah obat pereda nyeri yang termasuk dalam golongan opioid sintetis. Obat ini sering diresepkan oleh dokter untuk mengatasi nyeri sedang hingga berat, seperti nyeri pasca operasi, nyeri akibat cedera, atau nyeri kronis pada kondisi medis tertentu seperti arthritis. Tramadol bekerja dengan cara mengubah cara otak merespons rasa sakit, sehingga pengguna merasakan efek pereda nyeri.
Meskipun memiliki manfaat medis, tramadol juga memiliki berbagai rajazeus efek negatif yang berbahaya jika digunakan secara tidak tepat. Penggunaan yang tidak sesuai dosis atau penyalahgunaan obat ini dapat menyebabkan berbagai efek samping ringan hingga serius, termasuk ketergantungan dan overdosis. Artikel ini akan membahas berbagai dampak negatif tramadol yang perlu diwaspadai.
1. Efek Samping Umum Tramadol
Seperti obat-obatan lainnya, tramadol memiliki efek samping yang umum terjadi, terutama pada tahap awal penggunaan atau jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Beberapa efek samping umum yang sering dilaporkan oleh pengguna tramadol meliputi:
-
Mual dan muntah: Tramadol dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan, yang berujung pada rasa mual atau muntah.
-
Pusing dan kantuk: Obat ini dapat menurunkan tingkat kesadaran, menyebabkan kantuk dan pusing yang berbahaya jika seseorang harus mengemudi atau melakukan pekerjaan berat.
-
Sembelit: Seperti opioid lainnya, tramadol dapat memperlambat pergerakan usus, menyebabkan sembelit yang berkepanjangan.
-
Mulut kering: Pengguna sering melaporkan rasa kering di mulut setelah mengonsumsi tramadol.
-
Berkeringat berlebihan: Efek samping ini dapat mengganggu kenyamanan pengguna dalam aktivitas sehari-hari.
Meskipun efek samping ini relatif ringan, penggunaan jangka panjang atau konsumsi dalam dosis tinggi dapat menyebabkan efek yang lebih serius.
2. Risiko Ketergantungan dan Penyalahgunaan
Salah satu efek negatif paling berbahaya dari tramadol adalah potensinya untuk menyebabkan ketergantungan. Meskipun awalnya dianggap sebagai opioid dengan potensi ketergantungan yang lebih rendah dibandingkan morfin atau kodein, penelitian terbaru menunjukkan bahwa tramadol tetap memiliki risiko tinggi untuk menyebabkan kecanduan, terutama jika digunakan tanpa pengawasan medis.
Tramadol bekerja dengan cara meningkatkan kadar serotonin dan norepinefrin di otak, yang dapat menghasilkan efek euforia atau perasaan nyaman berlebihan. Hal ini membuat beberapa orang menyalahgunakan obat ini untuk mendapatkan sensasi tersebut. Penyalahgunaan tramadol dalam jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis, sehingga pengguna merasa sulit untuk berhenti mengonsumsinya.
Tanda-tanda seseorang mengalami ketergantungan tramadol meliputi:
-
Mengonsumsi tramadol dalam dosis yang lebih tinggi dari yang diresepkan.
-
Merasa tidak dapat menjalani hari tanpa tramadol.
-
Mengalami gejala putus obat seperti gelisah, berkeringat, tremor, dan nyeri tubuh saat tidak mengonsumsinya.
-
Berusaha mendapatkan tramadol dengan cara ilegal atau melalui resep palsu.
3. Depresi Pernapasan dan Risiko Overdosis
Seperti opioid lainnya, tramadol dapat menyebabkan depresi pernapasan, yaitu kondisi di mana pernapasan menjadi lambat dan dangkal. Ini adalah efek yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kekurangan oksigen dalam tubuh, bahkan kematian.
Risiko depresi pernapasan meningkat jika tramadol dikonsumsi dalam dosis tinggi atau dikombinasikan dengan obat lain yang menekan sistem saraf pusat, seperti alkohol, obat penenang (benzodiazepin), atau obat tidur. Gejala overdosis tramadol yang perlu diwaspadai antara lain:
-
Napas yang lambat atau berhenti.
-
Kebingungan dan kehilangan kesadaran.
-
Kulit pucat atau kebiruan akibat kekurangan oksigen.
-
Kejang-kejang.
Overdosis tramadol adalah keadaan darurat medis yang memerlukan pertolongan segera. Jika seseorang mengalami gejala di atas setelah mengonsumsi tramadol, segera hubungi layanan medis darurat.
BACA JUGA DISINI: Mengetahui Alasan Memilih Jurusan Farmasi dan Prospek Kariernya
4. Sindrom Serotonin
Tramadol dapat meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh. Jika dikombinasikan dengan obat lain yang juga meningkatkan serotonin (seperti antidepresan SSRI atau MAOI), dapat terjadi kondisi berbahaya yang disebut sindrom serotonin.
Sindrom serotonin adalah keadaan medis serius yang ditandai dengan gejala seperti:
-
Detak jantung yang sangat cepat.
-
Tekanan darah tinggi.
-
Demam tinggi dan keringat berlebihan.
-
Kebingungan, agitasi, atau halusinasi.
-
Kejang-kejang dan kehilangan kesadaran.
Kondisi ini dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat, sehingga penting untuk menghindari kombinasi tramadol dengan obat-obatan yang dapat memicu sindrom serotonin.
5. Efek Negatif pada Kesehatan Mental
Penggunaan tramadol dalam jangka panjang dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Beberapa efek negatif yang sering muncul meliputi:
-
Depresi dan kecemasan: Ketergantungan tramadol dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem, termasuk perasaan depresi dan kecemasan berlebihan.
-
Halusinasi dan delusi: Beberapa pengguna tramadol melaporkan mengalami halusinasi atau melihat sesuatu yang tidak nyata.
-
Perubahan perilaku: Pengguna tramadol yang sudah mengalami ketergantungan sering kali mengalami perubahan perilaku, seperti menjadi lebih agresif atau mengalami gangguan kognitif.
Efek samping ini dapat sangat mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang, baik dalam hubungan sosial maupun pekerjaan.
6. Risiko Penggunaan pada Ibu Hamil dan Menyusui
Tramadol tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena dapat meningkatkan risiko cacat lahir, terutama jika digunakan pada trimester pertama. Selain itu, penggunaan tramadol saat kehamilan dapat menyebabkan sindrom putus obat neonatal pada bayi yang baru lahir, di mana bayi mengalami gejala seperti tremor, kejang, dan gangguan pernapasan.
Bagi ibu menyusui, tramadol juga berisiko karena dapat masuk ke dalam ASI dan menyebabkan efek samping pada bayi, seperti kantuk berlebihan, kesulitan bernapas, atau bahkan kematian mendadak. Oleh karena itu, ibu hamil dan menyusui harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi tramadol.

Mengetahui Alasan Memilih Jurusan Farmasi dan Prospek Kariernya
Adakah di antara kau yang berharap berprofesi di dunia kesehatan, melainkan ogah menjadi dokter atau perawat? Bila demikian itu, jurusan farmasi merupakan opsi yang layak untukmu!
Ketika mendengar jurusan farmasi, banyak dari kau yang mungkin seketika teringat dengan pekerjaan apoteker. Walaupun, prospek kerja jurusan farmasi sesungguhnya cukup luas, lho. Kamu ini juga tak terlepas dari banyaknya ilmu yang kau pelajari selama kuliah.
Segera, hal apa saja yang akan kau pelajari selama kuliah farmasi? Lalu, apakah jurusan farmasi itu susah? Untuk mengenal jawabannya, yuk, kita kenalan lebih jauh dengan jurusan farmasi!
Tulisan ini juga akan memberimu kabar perihal jawaban dari pertanyaan “jurusan farmasi kerja apa?”, sampai kiat berkarier di industri farmasi. Baca hingga tuntas, ya!
Mengetahui jurusan farmasi
Jurusan farmasi merupakan program studi yang mempelajari seluruh seluk-beluk perihal obat-obatan. Dalam praktiknya, program studi farmasi menggabungkan ilmu kimia dan ilmu kesehatan.
Karena, kau akan belajar sistem meracik, mencampur, mengkaji, memadukan, sampai menjadikan obat layak standar kwalitas dan kepantasan. Bukan hanya itu, kau juga akan belajar perihal sistem mengaplikasikan obat secara aman.
Kamu-hal hal yang demikian memerlukan skill analitik yang mumpuni. Dengan demikian itu, kau dapat mengenal bahan mana saja yang bisa diracik menjadi obat manusia dengan efek samping minimal.
Tidak stop hingga situ, kerja jebolan farmasi juga mendalami ilmu perihal manajemen dan pemasaran obat. Jadi, apakah jurusan farmasi itu susah?
Jawabannya sungguh-sungguh relatif sebab tiap-tiap orang punya tingkat kesusahan yang berbeda. Melainkan satu yang pasti, kesusahan selama kuliah farmasi bakal worth it dengan manfaat yang akan kau temukan.
Alasan memilih jurusan farmasi?
Kuliah salah satu jurusan farmasi menaruh sederet manfaat bagi para mahasiswanya. Bila kau masih mencari alasan memilih mahjong ways jurusan farmasi, berjenis-jenis manfaat berikut akan meyakinkanmu:
1. Kans kerja luas di berjenis-jenis bidang kesehatan
Mata kuliah farmasi termasuk program studi di bawah payung ilmu medis. Jadi, sesudah lulus nanti, kau akan punya kans untuk berprofesi di bidang kesehatan.
Bidang hal yang demikian mempunyai kesempatan kerja yang luas, lho. Kau dapat menjadi apoteker, dosen, sampai konsultan farmasi.
2. Gaji yang menjanjikan dan stabil
Industri farmasi biasanya menawarkan gaji yang kompetitif bagi para jebolan farmasi. Walhasil, kau punya kans untuk menerima gaji yang menjanjikan dan stabil. Kamu ini bisa membantumu untuk meningkatkan kwalitas hidup.
3. Peran penting dalam menolong orang lain
Kau akan mengaplikasikan ilmu farmasi untuk memberikan obat terbaik yang tepat sasaran dan aman terhadap pasien.
Keadaan profesi yang mengaplikasikan ilmu farmasi hal yang demikian, kau dapat menolong orang lain untuk merawat kesehatan mereka. Peranmu sungguh-sungguh diperlukan dalam menyejahterakan masyarakat.
4. Permintaan energi pakar farmasi yang terus meningkat
Ilmu farmasi akan senantiasa diperlukan dalam kehidupan, terpenting di bidang kesehatan. Artinya, keperluan kepada energi pakar farmasi akan terus ada. Kans ini meningkatkan peluangmu untuk lantas menerima kerja sesudah lulus kuliah.
5. Menurut untuk terus belajar dan berkembang
Farmasi yakni ilmu yang terus berkembang. Kamu ini memberimu kans untuk terus belajar meningkatkan skill dan wawasan. Dengan demikian itu, kau dapat terus keep up dengan popularitas dan keperluan terupdate di industri farmasi.
Prospek kerja jurusan farmasi
Daya review pada nilai sebelumnya, prospek kerja yang luas menjadi salah satu alasan memilih jurusan farmasi.
Memangnya, sarjana jurusan farmasi kerja apa? Ini ia berjenis-jenis prospek kerja bagi kau yang kuliah di farmasi!
Daya di bidang kesehatan
1. Apoteker
Apoteker merupakan pakar farmasi yang merajai spesialisasi dalam menaruh, mengaplikasikan, dan menyediakan obat.
Untuk menjadi apoteker, kau mesti mengambil program pekerjaan apoteker sesudah lulus sarjana dan mengucap sumpah jabatan apoteker.
2. Sedangkan kefarmasian
Sedangkan kefarmasian yakni energi pakar yang bertugas menolong apoteker dalam menjalankan profesi kefarmasian.
Pada biasanya, energi kefarmasian terdiri atas analis farmasi, sarjana farmasi, pembantu apoteker, serta pakar madya farmasi.
3. Peneliti farmasi
Sebagai sarjana farmasi, kau juga dapat berprofesi sebagai peneliti farmasi. Tugas utamanya merupakan menjalankan penelitian untuk pengembangan obat.
Dengan demikian itu, kau juga dapat sekalian terlibat dalam pengembangan ilmu farmasi.
4. Analis farmasi
Biasanya terdengar mirip dengan peneliti farmasi, analis farmasi yakni pekerjaan yang berbeda.
Tugas analis farmasi merupakan menguji bahan baku, produk akhir, serta memantau kwalitas produk farmasi secara terpola .
5. Konsultan farmasi
Setelah namanya, konsultan farmasi bertugas menyediakan layanan konsultasi. Bekerja terhadap institusi penelitian, organisasi kesehatan, atau perusahaan farmasi.
Konsultasi hal yang demikian dapat perihal kebijakan farmasi, pengelolaan obat, sampai rekomendasi perihal pengembangan obat.
6. Dosen farmasi
Masih di bidang ilmu kesehatan, kau juga dapat berkarier sebagai dosen S1 farmasi. Untuk menjadi dosen, kau mesti melanjutkan pengajaran ke tingkatan pascasarjana dan studi pekerjaan.
Kamu itu, kau dapat mengeksplor kesempatan kerja di berjenis-jenis mata kuliah dan jurusan farmasi terbaik di Indonesia.
Daya di industri farmasi
1. Formulator obat
Sebagai formulator obat, kau bertugas meracik formula obat baru layak standar kwalitas dan kepantasan.
Kau juga patut kapabel memilih bahan-bahan yang pas, serta menetapkan komposisinya supaya aman dan layak dengan arahan, dikala berprofesi sebagai formulator obat.
2. Quality control
Petugas quality control dapat berprofesi di perusahaan obat, kosmetika, atau makanan. Tugasmu merupakan mengecek kwalitas dan kadar obat dalam suatu produk.
Lalu, kau juga patut menetapkan bahwa kandungan obat hal yang demikian telah layak dengan standar dan kebijakan yang berlaku.
3. Research & development
Research & development (R&D) biasanya mengoptimalkan produk farmasi baru. Bekerja, ada juga R&D yang bertugas membetuli kwalitas produk lama.
Untuk itu, lazimnya staff R&D menjalankan studi literatur, membikin sebagian pilihan formulasi, sampai uji stabilitas.
4. Regulatory affairs
Pada biasanya, petugas regulatory affairs bertanggung jawab untuk mengawasi produk-produk farmasi.
Tujuannya merupakan menetapkan bahwa produk-produk hal yang demikian memenuhi kebijakan yang berlaku di Indonesia, terlebih yang diatur Kementerian Kesehatan dan BPOM.
5. Marketing & sales
Bila ditanya jurusan farmasi kerja apa, marketing dan sales mungkin menjadi jawaban yang jarang timbul.
Untuk profesi marketing dan sales ini, kau bertanggung jawab atas taktik pemasaran dan penjualan produk farmasi. Itulah mengapa lazimnya perusahaan butuh orang yang bisa membaca pasar.
Daya di bidang lain
1. BPOM
Kecuali berprofesi di bidang kesehatan dan farmasi, jebolan farmasi juga dapat mengeksplor bidang kerja lain.
Salah satunya dengan berprofesi sebagai peneliti atau staf pengawas di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
2. Alumni klinik
Bukan hanya rumah sakit atau puskesmas yang memerlukan pakar farmasi, lab klinik juga memerlukan skill dan wawasanmu untuk menyiapkan dan meracik obat.
Kecuali menyiapkan dan meracik obat, kau juga bertanggung jawab untuk menyediakan kabar obat terhadap pasien.
3. Industri makanan dan minuman
Biasanya farmasi dapat berprofesi di industri makanan dan minuman sebagai regu tata tertib atau quality management.
Tugasmu merupakan menetapkan supaya cara kerja produksi makanan dan minuman memenuhi standar dan hukum yang berlaku.
4. Sistem
Industri kecantikan juga memerlukan pakar farmasi, lho! Bekerja, perusahaan mencari pakar farmasi untuk mengoptimalkan produk-produk makeup dan skincare supaya layak dengan ketetapan dan tata tertib dari BPOM.
5. Edukasi dan publikasi
Untuk bidang satu ini, kau dapat berprofesi sebagai pakar kesehatan masyarakat. Tugasmu merupakan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat perihal pemakaian obat yang tepat sasaran dan aman.
Pakar meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dapat dengan sosialisasi, sampai kolaborasi dengan organisasi kesehatan.
Gaji berjenis-jenis pekerjaan di bidang farmasi
Dengan banyaknya macam profesi di bidang farmasi, gaji yang dapat kau temukan bahkan turut berjenis-jenis. Jumlahnya bertumpu pada pekerjaan, lokasi daerah kerja, tingkat skill, sampai kebijakan perusahaan.
Sebagai ilustrasi, berikut kisaran gaji sebagian pekerjaan di bidang farmasi, seperti yang diberitakan dari Jobstreet dan CNN Indonesia:
- Supaya apoteker: Rp4,5–5,75 juta per bulan
- Farmasi industri: Rp5–7,5 juta per bulan
- Kesanggupan farmasi: Rp7 juta per bulan
- Farmasi pemerintah: Rp4–8 juta per bulan
- Farmasi pengajaran: Rp5 juta per bulan.
Keahlian yang diperlukan jebolan farmasi
Apakah sekarang kau jadi beratensi untuk berkarier di bidang farmasi? Tak dapat berkompetisi di tengah bursa kerja, bekali dirimu dengan sebagian keahlian berikut:
1. Kecakapan ilmiah yang kuat
Sebagai jebolan farmasi, kau dituntut untuk merajai perihal seluk-beluk obat-obatan. Kamu hal yang demikian mengharuskanmu untuk mempunyai kecakapan ilmiah yang kuat. Kesanggupan cuma di bidang kimia, melainkan juga biologi dan matematika.
2. Kecakapan komunikasi yang bagus
Ketika menjelang dunia kerja, kau akan berinteraksi dengan sesama energi media, rekan kerja dari departemen lain, sampai pasien.
Oleh karena itu, kuasai skill komunikasi yang bagus supaya interaksi berjalan lancar, bagus komunikasi lisan ataupun non-lisan.
3. Kecakapan berprofesi sama dengan regu
Komunikasi yang bagus bisa menolong kau berprofesi sama dengan regu. Bekerja, efektivitas kerja sama regu juga memerlukan skill lain.
Kesanggupan seumpama merupakan skill pemecahan permasalahan, saling menghormati, jujur, koordinasi, dan empati.
4. Kecakapan berprofesi secara mandiri dan bertanggung jawab
Kecuali kerja sama regu, kau juga patut kapabel berprofesi secara mandiri. Bagaimana bahkan juga, pasti ada tugas-tugas yang patut kau kerjakan sendiri.
Untuk itu, bekali dirimu dengan kecakapan manajemen waktu yang bagus, critical thinking, dan bertanggung jawab.
5. Kecakapan pemecahan permasalahan
Apa bahkan industrinya, dunia kerja tak dapat lepas dari tantangan. Ada kalanya kau patut berhadapan dengan kondisi yang rumit.
Kecuali dari itu, tingkat kecakapan persoalan-solving supaya kau dapat menuntaskan berjenis-jenis permasalahan kerja yang timbul.
Kesibukan berhasil karier dari jurusan farmasi
Apakah kau patut kuliah di jurusan farmasi terbaik di Indonesia supaya dapat berhasil berkarier?
Mengikuti orang punya kans yang sama untuk meniti karier di bidang farmasi. Kecuali merajai skill yang sudah diceritakan, kau juga dapat menggunakan berjenis-jenis kiat berikut:
Aktif meniru organisasi kemahasiswaan
Siapkan perjalanan kariermu semenjak masa perkuliahan! Usahakan untuk aktif meniru organisasi kemahasiswaan, seperti turut Unit Menjalankan Mahasiswa (UKM) atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Pengalaman organisasi kemahasiswaan ini dapat membantumu memacu kecakapan interpersonal.
Menjelang seminar dan pelatihan berkaitan farmasi
Selama kuliah, lazimnya ada banyak seminar dan pelatihan farmasi dari berjenis-jenis organisasi. Ikuti sebanyak mungkin acara hal yang demikian untuk meningkatkan wawasan tentang farmasi.
Kau juga dapat memanfaatkan acara seminar ini untuk networking dengan para peserta lain.
Kamu magang di apotik, rumah sakit, atau perusahaan farmasi
Maka semester akhir perkuliahan, lazimnya kau telah dapat menjalankan magang. Cobalah untuk apply magang di apotik, rumah sakit, atau perusahaan farmasi.
Pengalaman magang ini akan memberimu ilustrasi riil perihal dunia kerja yang hakekatnya.
Membangun jaringan dengan profesional di bidang farmasi
Koneksi yang luas dapat membuka lebih banyak pintu kans. Kecuali dari itu, bangunlah jaringan dengan profesional di bidang farmasi.
Kau dapat mengawalinya dari dosen sendiri. Caranya dengan aktif di kelas atau rutin menjalankan nasihat.
Terus meniru perkembangan terkini di bidang farmasi
Ilmu farmasi akan terus berkembang. Kamu, kau perlu aktif meniru perkembangan hal yang demikian. Tak-seringlah membaca informasi, tulisan, atau jurnal ilmiah tentang farmasi. Kamu ini bisa membantumu mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di dunia kerja.
Pakai perihal jurusan farmasi
Jadi, jurusan farmasi merupakan program studi yang mempelajari seluruh seluk-beluk perihal obat-obatan.
Kau akan belajar sistem meracik obat, mencampur, mengkaji, memadukan, sampai menjadikan obat layak standar kwalitas dan kepantasan.
Dengan kuliah jurusan farmasi, kau bakal punya prospek kerja luas dan kesempatan menerima gaji yang menjanjikan.
Tidak cuma itu, kuliah jurusan farmasi juga memberimu kans untuk menolong orang lain merawat kesehatan mereka.
Kamu lulus kuliah, kau dapat mengeksplor kesempatan kerja sebagai apoteker, energi kefarmasian, peneliti dan analis farmasi, petugas quality control, pun sampai marketing & sales.
Baca Juga : Situs Freelance untuk Mahasiswa, Kesempatan Cari Uang Sambil Kuliah

Fungsi Obat Paracetamol: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping
Paracetamol merupakan salah satu obat yang paling umum slot77 digunakan untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam. Obat ini telah digunakan secara luas selama lebih dari 50 tahun dan tersedia dalam berbagai bentuk sediaan seperti tablet, sirup, tetes, suppositoria, dan infus.
Meski tergolong obat bebas yang mudah didapat, penting untuk memahami fungsi, dosis yang tepat, serta efek samping potensial dari paracetamol agar penggunaannya aman dan efektif.
Artikel ini akan membahas secara komprehensif tentang fungsi obat paracetamol, manfaat, cara penggunaan yang benar, serta hal-hal penting lainnya yang perlu diketahui.
Definisi dan Mekanisme Kerja Paracetamol
Paracetamol, yang juga dikenal dengan nama acetaminophen, adalah obat analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang bekerja di sistem saraf pusat. Mekanisme kerjanya belum sepenuhnya dipahami, namun diketahui bahwa paracetamol dapat memengaruhi pusat pengaturan suhu di otak untuk menurunkan demam. Selain itu, obat ini juga menghambat pembentukan prostaglandin, zat yang memicu rasa nyeri dan peradangan di tubuh.
Baca Juga : Penggunaan Obat dan Teknologi Kesehatan Lainnya Secara Rasional
Berbeda dengan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) seperti ibuprofen atau aspirin, paracetamol tidak memiliki efek antiinflamasi yang signifikan. Hal ini menjadikan paracetamol pilihan yang lebih aman untuk beberapa kondisi, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan atau gangguan pembekuan darah.
Paracetamol bekerja dengan cara:
- Menghambat enzim siklooksigenase (COX) di otak dan sumsum tulang belakang, yang berperan dalam produksi prostaglandin
- Meningkatkan ambang rasa sakit, sehingga sensasi nyeri berkurang
- Memengaruhi pusat pengaturan suhu di hipotalamus, membantu menurunkan demam
- Keunikan paracetamol terletak pada selektivitasnya dalam menghambat enzim COX-2, yang membuatnya lebih aman dibandingkan NSAID dalam hal efek samping pada saluran pencernaan dan fungsi trombosit.
Manfaat dan Fungsi Utama Paracetamol
Paracetamol memiliki beragam manfaat dan fungsi dalam mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Berikut adalah beberapa fungsi utama obat paracetamol:
1. Meredakan nyeri ringan hingga sedang:
- Sakit kepala, termasuk migrain
- Nyeri otot dan sendi
- Sakit gigi
- Nyeri haid atau dismenore
- Nyeri punggung
- Nyeri pasca operasi
2. Menurunkan demam:
- Efektif menurunkan suhu tubuh pada berbagai kondisi demam
- Membantu meredakan gejala flu dan pilek yang disertai demam
3. Mengatasi gejala osteoarthritis:
- Membantu mengurangi nyeri sendi pada penderita osteoarthritis
- Dapat digunakan sebagai alternatif NSAID untuk penggunaan jangka panjang
4. Meredakan nyeri pasca imunisasi:
- Sering direkomendasikan untuk anak-anak yang mengalami demam atau nyeri setelah vaksinasi
5. Kombinasi dengan obat lain:
- Sering digunakan sebagai komponen dalam obat kombinasi untuk mengatasi gejala flu, pilek, atau batuk.

Penggunaan Obat dan Teknologi Kesehatan Lainnya Secara Rasional
Peningkatan penggunaan obat-obatan yang rasional melalui kebijakan, struktur, informasi, dan pendidikan meliputi badan nasional untuk mengoordinasikan kebijakan penggunaan obat-obatan; pedoman klinis berbasis bukti untuk pelatihan, pengawasan, dan dukungan pengambilan keputusan; daftar obat-obatan esensial yang digunakan untuk pengadaan obat-obatan dan penggantian biaya asuransi; komite obat-obatan dan terapi di distrik dan rumah sakit untuk memantau dan menerapkan intervensi guna meningkatkan penggunaan obat-obatan; pendidikan kedokteran berkelanjutan; informasi yang independen raja olympus dan tidak bias tentang obat-obatan bagi tenaga kesehatan dan konsumen; penghapusan insentif finansial yang mengarah pada resep yang tidak tepat; regulasi untuk memastikan bahwa aktivitas promosi memenuhi kriteria etika; dan pendanaan yang memadai untuk memastikan ketersediaan obat-obatan dan tenaga kesehatan.
Lembar fakta
Promosi penggunaan obat-obatan yang rasional melalui kebijakan, struktur, informasi dan pendidikan meliputi:
Badan nasional untuk mengkoordinasikan kebijakan penggunaan obat-obatan
Pedoman klinis berbasis bukti untuk pelatihan, supervisi, dan dukungan pengambilan keputusan
Daftar obat-obatan esensial untuk pengadaan obat-obatan dan penggantian biaya asuransi
Komite obat-obatan dan terapi di distrik dan rumah sakit untuk memantau dan menerapkan intervensi untuk meningkatkan penggunaan obat-obatan
Pendidikan kedokteran berkelanjutan
Informasi yang independen dan tidak bias tentang obat-obatan untuk tenaga kesehatan dan konsumen
Penghapusan insentif finansial yang menyebabkan resep tidak tepat
Peraturan untuk memastikan bahwa kegiatan promosi memenuhi kriteria etika
Pendanaan yang memadai untuk memastikan ketersediaan obat-obatan dan tenaga kesehatan.
Meskipun sudah digunakan turun temurun, tapi jika tidak digunakan secara tepat, tanaman berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Untuk itu, jangan sembarangan mengonsumsi obat herbal dan pastikan kamu mengonsumsinya sesuai petunjuk atau arahan dari ahlinya.
Nah berikut ini adalah jenis-jenis tanaman herbal yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan :
- Gingseng : Ginseng memiliki senyawa aktif berupa ginsenosides. Ini adalah senyawa yang bersifat antiradang dan antioksidan dan mempunyai manfaat mulai dari meningkatkan imunitas tubuh, fungsi otak, hingga energi.
- Ginkgo biloba : Ekstrak tanaman ginkgo biloba mampu meningkatkan memori dan fungsi kesehatan otak pada pengidap stroke iskemik. Meski mempunyai beragam manfaat, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat ini.
- Kunyit : Kunyit mengandung kurkumin yang merupakan antioksidan dan zat antiradang. Nutrisi itu berperan penting dalam meningkatkan kesehatan pencernaan, mengatur kolesterol dan gula darah, serta menurunkan potensi kanker.
- Chamomile : Chamomile adalah bunga tanaman yang dimanfaatkan untuk mengatasi diare, konstipasi, infeksi kandung kemih, hingga luka. Kandungan ini banyak ditemukan dalam bentuk teh atau bunga yang dikeringkan.
- Lengkuas atau Laos : Lengkuas adalah tanaman herbal yang mengandung galangin, flavonoid dan beta sitosterol. Tak hanya itu, rempah ini juga mengandung nutrisi lain, seperti zat besi, vitamin A dan C, karbohidrat, dan serat. Cara kerjanya berperan sebagai antiksidan. Manfaatnya mulai dari meredakan rasa nyeri dan sakit akibat peradangan, meningkatkan kesuburan pria, melawan infeksi dan berperan sebagai antikanker.
- Jahe : Jahe mengandung banyak nutrisi penting, seperti karbohidrat, serat, protein, mineral seperti zat besi dan potassium, serta vitamin C. Tanaman yang kerap dipakai sebagai bumbu masakan ini efektif melancarkan sistem pencernaan manusia.
- Kencur : Kencur menjadi salah satu jenis tanaman herbal yang kerap diolah sebagai jamu. Cita rasanya cukup manis dan memiliki sensasi sedikit pedas saat masuk ke dalam tubuh.
- Temulawak : Temulawak menjadi salah satu tanaman herbal yang berfungsi membantu mengatasi masalah pencernaan, seperti kembung, sindrom iritasi usus, dan sakit lambung. Meski bermanfaat, mengonsumsi temulawak dalam jumlah berlebihan dapat memicu iritasi lambung dan muntah.
Baca Juga : 3 Tips Memilih Obat Sirup Yang Tepat Dan Aman Serta Cara Penggunaan Yang Benar